Buya Mukhtar Ambai, Ulama Karismatik Kerinci

November 2, 2020

Hallo semuanya? Pernah mendengar Pesantren Al Mukhtariyah Ambai? Jika pernah tentu pernah mendengar juga tengang Buya Mukhtar Ambai.Bagi masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh khususnya dan Provinsi Jambi pada umumnya, tidak jarang  yang tidak mengenal dengan sosok Buya Mukhtar Ambai. Tentu saja, karena Buya Mukhtar Ambai adalah salah Seorang Ulama Karismatik asal Kerinci.

Baiklah, disini akan saya coba untuk menjelaskan sedikit tengang beliau. Buya Mukhtar Ambai berasal dari Ambai salah satu desa di Kabupaten Kerinci, beliau dikenal sebagai ulama serta pendiri Pesantren yang ada di Ambai, Kerinci yang bernama Al-Mukhtariyah yang terletak di Desa Ambai yang didirikan pada tahun 1906. Pada awalnya pondok pesantren ini tempat pengajian membaca al-Qur’an dan pengajian Fiqh bagi orang dewasa di kediaman Syekh H. Mukhtar. Lama kelamaan Pengajian ini tersiar di berbagai daerah tetangga seperti Bangko, Sarolangan dan wilayah lainnya di Provinsi Jambi.

Rumah Buya Mukhtar Ambai

Saya sempat menemui salah satu anak beliau yaitu H. Abdul Muthalib, Lc untuk mengetahui lebih jauh tentang sosok Buya Mukhtar Ambai tersebut serta salah seorang guru yang mengabdi di Pondok Pesantren beliau hingga sekarang yaitu Buya Abu Thalhah. Yang mana sekarang sudah ada jenjang pendidikan yang lainnya seperti MTs dan MA. Kalian juga bisa berkunjung ke Pesantren tersebut di Desa Ambai Kabupaten Kerinci. Semoga Pesantren yang telah diperjuangkan ini semakin berkembang di kemudian hari. Mari bersama kita doakan agar apa yang dicita-citakan tercapai.

Menurut Buya Abu Thalhah, Buya Syeh Ambai Mukhtar juga menyiarkan Islam di Malaysia, Beliau juga sempat mendiri sebuah surau yang mana sampai sekarang surau tersebut masih ada dan beliau juga telah mendapatkan sertifikat penghargaan oleh Raja Selangor pada waktu itu. Bahkan nama beliau diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Malaysia, yang bernama Jalan Syeh Mukhtar di daerah Ulu Klang, Selangor.

Setelah lama di Malaysia, akhirnya beliau merasa terpanggil untuk berdakwah dan menyampaikan tauhid Islam di Kerinci pada masa pendudukan Jepang, karena menurut salah satu keturunan dari Buya Syeh Ambai, H. Abdul Mutahlib, beliau terpangil karena ingin meluruskan akidah pada masa itu yang mana sudah bercampur dengan kurafat serta agar masyarakat Kerinci dan ambai pada khususnya lebih mengetahui tentang Islam secara kaffah serta memberiakan pengetahuan yang telah beliau dapatkan selama menuntur ilmu di Mekkah. Bahkan ada beberapa pondok Pesantren yang memakai kitab atau buku karangan dari Buya Syeh Mukhtar Ambai tersebut

Karena dedikasi Buya Syeh Muhktar Ambai yang telah mendirikan Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah, kita bisa merasakan mamfaat yang sangat besar bagi masyarakat dalam mengembangkan ajaran agama Islam di Kerinci pada umumnya. Kalau kita melihat apa yang telah dilakukan oleh Buya Syeh Ambai tersebut, tidak mudah untuk dilakukan karena membutuhkan totalitas, untuk itu kita harus memberikan apresiasi yang tinggi kepada Buya Syeh Mukhtar Ambai. Paling tidak kita harus memasukan beliau ke dalam salah satu tokoh dan sejarah daerah Kabupaten Kerinci agar generasi berikutnya bisa lebih mengenal dengan sosok Buya Syeh Mukhtar Ambai serta tidak melupakan sejarah. Karena apa yang dilakukan beliau telah memberikan warna di dalam syiar Islam yang berlandaskan dengan Ahlul Sunnah Waljamaah.

Versi visual bisa di saksikan di youtube : Untold Story Buya Ambai

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *