Orang Pendek Sako

Orang Pendek Sako, Hutan Primadona Pencarian Orang Pendek

Sako memang destinasi terfavorit untuk melakukan pencarian Orang Pendek bagi saya, karena hutan yang bagus tentunya sangat sedikit sekali para Cryptozoologist melakukan pencarian di area ini.

Kenapa demikian? Bisa saja karena sedikitnya informasi dari Hutan Sako tentang keberadaan Orang Pendek atau karena  para pendahulu lebih fokus di satu area saja dalam pencarian Orang Pendek?

Ke Hutan Sako memang bukan yang pertama bagi saya dalam pecarian Orang Pendek. Mungkin sudah sering sekali saya datang ke Hutan Sako untuk mencari Orang Pendek. Terkadang kita bisa mendapatkan mendapatkan bonus, misalnya bisa melihat hewan yang masih sering berkeliaran dan bunga Rafflesia Gadutensis (Jika sedang mekar) yang tidak kita dapatkan di beberapa daerah.

Baca juga : https://dallynfriends-adventure.com/2020/11/03/raflesia-gadutensis-dari-sako/

Tonton Video : https://www.youtube.com/watch?v=27vfKa1_HrY

Bahkan saksi matanya pun bervariasi dalam menyampaikan keterangan tentang penampakan Orang Pendek yang disaksikan oleh mereka. Saya juga sudah mewawancarai beberapa dari mereka yang deskripsinya berbeda dari pada saksi-saksi mata di daerah lain yang hampir sama deskripsinya, bahkan hampir sama seperti sudah dihapal di luar kepala agar menarik minat beberapa orang.

Tonton video : https://www.youtube.com/watch?v=ivO9mbyAQz4&t=29s

Baiklah kalau begitu, kali ini saya masih ditemani oleh orang yang sama, yaitu Egi Masro, yang menurut saya adalah googlenya Sako,hehehe. Dia sudah pasti tahu tujuan saya ke Hutan Sako karena Egi tidak hanya sekali saja menjadi pemandu bagi saya, bahkan saya selalu merekomendasikan Egi ketika ada teman saya ingin berkunjung ke Sako.

Kali ini kami memilih hutan yang berbeda dari sebelumnya, yang sebelumnya kami melakukan pencarian di hutan yang bernama Balai-balai. Sekarang kami mencoba hutan yang lain lagi.

Lokasi hutannya sangat bagus sekali bagi saya, karena kami berjalan di lereng-lereng perbukitan sehingga sangat puas sekali ketika melemparkan pandangan ke semua angel area ini, yang dihiasi oleh hijaunya hutan hingga ditambah pesona sungai yang jernih.

Orang Pendek Sako

Bayangkan saja, kami menghabiskan sekitar 4 jam sebelum sampai ke lokasi camp, tidak begitu terasa capek karena pemandangan tersebut, Oh Orang Pendek, begitu susahnya menelusurimu demi semuah kajian ilmu yang tak dianggap bahkan dihina, haha

Kamipun memilih area di pinggiran sungai, bukan karena ingin instragramable ya, tapi memang lebih memudahkan dalam segala hal disamping itu hari juga sudah sedikit gelap. Karena menurut Egi, area ini sangat bagus sehingga bisa mengexplore lebih jauh lagi esok harinya walaupun harus menyebrang sungai besar lagi. Tapi ini tak masalah. Karena ini akan sangat mengasikan pastinya.

Orang Pendek Sako

Disaat kami datang di lokasi ini agak sedikit sulit untuk melakukan pencarian, karena waktu itu diguyur oleh hujan sepanjang malam hingga pagi harinya, yang membuat kami hanya berdiam diri saja di camp kami. Tetapi walaupun demikian hasil di lokasi ini menurut saya sangat menarik sekali dan bisa dikatakan berhasil untuk saya pribadi.

Ketika kami baru sampai, kami langsung mendirikan tenda dan memasak dan tidak ketinggalan membuat perapian untuk beberapa hari kedepan. setelah semuanya siap, saya dan Egi memutuskan untuk menyantap makanan di pinggir sungai agar bisa melempar pandangan lebih luas lagi.

Tak lama berselang hujanpun turun yang membuat kami langsung menuju tenda kami. Karena hujan perapian kami tadi tidak begitu menyala sehingga menimbulkan asap yang pekat yang membuat mata perih. Tak lama berselang hujan agak sedikit reda walaupun masih dibarengi oleh gerimis. Saya pun memutuskan keluar tenda sebentar karena sudah tidak tahan berada di dalam tenda karena asap tadi.

Saya pun memutuskan kembali ke sungai dengan harapan mendapatkan udara yang sedikit segar. Ketika baru melangkah, saya melihat sosok yang sangat aneh bagi saya. Sosok itu berbulu kekuningan, yang tingginya sekitar 80cm. Ketika saya melihatnya dia langsung masuk ke dalam semak belukar di tepi sungai. Jarak pandangan dengan saya pun tidak jauh sekitar 5 m. Apakah ini Cryptid yang selama ini dicari? entahlah.

Memang deskripsi Orang Pendek selalu berbeda tentang perawakannya. Walaupun demikian saya meyakini ini adalah salah satunya, karena hewan ini tidak seperti primata lain, karena saya menyaksikannya berjalan dengan kaki 2 (Bipedal). Mohon maaf saya tidak mendiskripsikan banyak tentang hewan ini di dalam blog saya, karena saya masih punya tujuan lainnya.

Yang jelas, jika memang ini hewan yang dicari selama belasan tahun saya akan merasa sangat beruntung sekali. karena akhirnya bisa melihat langsung.

Jadi ini adalah salah satu alasan yang membuat Sako adalah destinasi terpopuler bagi saya dan saya akan terus mencari keberadaan hewan ini, dan tentunya tidak peduli dengan anggapan orang yang menyepelekan ilmu kajian Cryptozoology, toh mereka hanya berkomentar tanpa membatu? Aneh kan? Biarkan saja orang menikmati kebahagian dengan cara yang berbeda.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *