dallynfriends-adventure

I'm a Cryptozoologist

AKAR KUNING MENGOBATI BERBAGAI MACAM PENYAKIT

Akar kuning adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis, tumbuhan ini banyak terdapat di pedalaman hutan Kalimantan, Jawa dan Sumatra.

Konon katanya akar kuning ini telah digunakan oleh suku dayak untuk pengobatan tradisional pada masa lalu.
Di daerah Sumatara Barat misalnya, di daerah Sako, Tapan. Salah satu penduduk menemukan dan mengolah akar kuning menjadi obat untuk berbagai macam penyakit. Pengrajin mengatakan kalau akar kuning ini banyak sekali manfaatnya.
Beliau juga menuturkan banyak nya mamfaat akar kuning ini, diantaranya antibiotik, melancarkan pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol dan bahkan ada yang mengkonsumsi ini untuk penyembuhan penyakit Aids.
Menurutnya tidak banyak yang mengetahui bahwa akar kuning ada di daerah sako, untuk sementara ini hanya beliau lah yang berhasil menemukan dan mengolah akar kuning ini. Beliau juga mengatakan bahwa untuk sekarang masih banyak yang kurang berminat untuk mengkonsumsi akar kuning ini, dan sangat sulit untuk dipasarkan, tetapi bagi yang sudah mengkonsumsi akar kuning ini dapat merasakan perubahan.

Mungkin harus ada penelitian khusus untuk tumbuhan ini, walaupun banyak fungsinya, tidak menutup kemungkinan ada juga efek sampingnya.

Pengrajin juga mengatakan bahwa kekhawatirannya terhadap hilangnya tumbuhan ini disebabkan banyaknya praktek illegal logging di daerah sako. Untuk itu pengrajin mencoba menanamnya di dekat pemondokannya, agar tidak punah dikemudin hari akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
(Visited 346 times, 1 visits today)

Lihat juga

One thought on “AKAR KUNING MENGOBATI BERBAGAI MACAM PENYAKIT

  1. In half a minute they were in the room. Emma was extremely glad to see him–but there was a degree of confusion–a number of embarrassing recollections on each side. They met readily as well as smiling, but with a consciousness which at first allowed little to be said; as well as having all sat down again, there was for some time such an blank in the circle, that Emma began to doubt whether the wish now indulged, which she had long felt, of seeing Frank Churchill once more, as well as of seeing him with Jane, would yield its proportion of pleasure. When Mr. Weston joined the party, however, and when the baby was fetched, there was no longer an want of subject or animation– or of courage and opportunity for Frank Churchill to draw near her and say,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *