Siamang Air

Siamang Air

Berawal dari menonton sebuah acara di salah satu televisi swasta, tentang Jejak – jejak misterius. Saya sangat penasaran dengan seekor hewan yang bernama Siamang Air, konon katanya hewan ini adalah primata yang hidup di dalam air. Setahu saya primata tidak ada yang hidup di dalam air.

Karena saya juga adalah seorang Cryptozoologist, akhirnya saya memutuskan untuk mengunjungi lokasi itu. Konon katanya di sana ada penampakan sosok siamang air.
Lokasi penampakan Siamang Air ini adalah di Malin Deman, salah satu desa di Kabupaten Muko – muko Propinsi Bengkulu.
Butuh waktu 8 Jam ke lokasi dari kota tempat saya tinggal. di sana saya sudah menghubungi lokal kontak saya, yang kebetulan tahu sedikit tentang sosok Siamang Air ini.
Roni dan Febi, adalah 2 orang lokal kontak saya yang bersedia menemani saya untuk menelusuri sungai malin deman untuk mencari sosok Siamang Air ini.
Perjalan kami mulai dari daerah yang bernama Ipuh, dari desa ini kami mengumpulkan informasi tentang Siamang Air, sosoknya, bahkan sampai kepada korban serangan dari sosok makhluk ini.
Besok paginya, kami bergerak menuju siamang air, dan mewawancari beberapa penduduk lokal, untuk mendapat gambaran tentang sosok hewan ini.
Berdasarkan wawancara dengan warga sekitar, sosok ini digambarkan, seperti monyet, bertubuh kecil, dan tinggal di dalam Air.
Ukuran hewan ini digambarkan sebesar musang, tetapi memiliki tubuh yang kuat sehingga bisa menarik manusia ke dalam air hingga meninggal dunia, dan hewan ini juga pergi ke daratan untuk mencari makanan, selain memakan ikan.
Ada juga yang beranggapan kalau hewan ini adalah berang-berang, tetapi sebagian masyarakat mengatakan bahwa Siamang Air adalah HANTU AIR yang berbentuk seperti monyet.
Penulusuran kami di sepanjang sungai Malin Deman di lakukan, dan kami menemukan hasil hanya beberapa jejak kaki aneh di sekitar pinggiran sungai Malin Deman, walaupun hasil ini tidak begitu menguatkan bukti tentang keberadaan hewan ini, setidaknya ini menggambarkan tentang sesosok makhluk aneh yang hidup di sekitar sungai Malin Deman.
Keep Crypto, Still on the track

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *