Symbol Apa itu?

Symbol Apa itu?

Tanda menjadi sebuah momok yang menakutkan bagi segelitir orang, entah kenapa harus takut kepada sebuah tanda atau simbol, jika iman masih di dalam diri kita, kita tidak akan pernah takut dengan tanda atau simbol apapun, dengan menyerahkan semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Beberapa waktu lalu, saya pernah baca di beberapa media online yang mengatakan bahwa, penolakan pemakaman seseorang karena sebuah syombol, mengerikan bukan?

Nah saya pun mengalami hal yang sama, tetapi tidak diwaktu pemakaman, hehehe. Alhamdulillah saya masih diberi nafas yang panjang untuk bertobat sampai saat ini.

Baiklah, saya mengalaminya waktu saya kamping di salah satu tempat wisata di salah daerah, awalnya kami akrab semua, termasuk dengan porter lokal yang mengantarkan saya ke lokasi yang ingin dituju.

Lokasi awal nge-camp

Kebetulan kami sampai di lokasi untuk nge-campny malam harinya, langsung kami bergegas mendirikan tenda yang sudah dibawa. Dan beristirahat lah kami ditempat itu.

Esok, harinya saya memutuskan untuk pindah camp, dikarenakan terlalu berisik sekali karena dekat dengan sungai, dan Sang Porter pun menuruti permintaan saya, dan tibalah kami di sebuah tempat yang cukup nyaman untuk membuat camp lagi untuk beberapa ke depan.

Saya memasang tenda sendirian tepat di samping tenda Si Abang porter itu, karena maklum saya tidak seberani pera camping lover lainnya, jadi saya pengen tenda berdekatan haha

Setelah tenda terpasang, saya pun pergi jalan-jalan di sekitar tempat nge-camp tadi hanya untuk sekedar melepas penat dan hunting photo.

Setelah selesai, saya pun kembali ke Tenda saya, tapi saya terkejut, karena tenda saya tinggal sendiri, dan Si abang tadi memindahkan tendanya agak jauh dari tenda saya. Saya pun bertanya di dalam hati, apakah ada yang salah dengan diri saya? Tapi bukan itu masalah besarnya, masalah besarnya adalah saya takut jika tenda saya jauh hahaha.

Tapi, saya tidak mau menanyakan langsung ke Si Abang porter, kenapa tendanya dipindahkan? karena nanti akan merusak suasana hati saja, biarlah nanti saja setelah selesai berkegiatan di hutan, barulah saya coba menanyakan sembari berpamitan dan bermaaf-mafan.

Sampailah di akhir kegiatan, kami pun mem-packing semua peralatan kami, dan segera pulang dan kembali ke pos trackingnya.

Sampai disana, saya mencoba untuk berbicara dengan Si Abang porter itu, dengan bercanda saya mengatakan, kenapa tenda saya dijauhi, padahal saya takut sekali tidur sendiri, sembari tertawa terbahak-bahak.

Dengan polosnya beliau menjawab, saya takut dengan Patok Tenda kamu, dan patok itupun ada disetiap sudut tenda, apa patok itu sebagai pengaman dari Tuhan kamu? Terkejut saya jadinya,

Setelah itu, saya berpikir ada apa dengan patok tenda saya? Oh y, baru ingat saya, patok tenda itu ada symbol salah satu agama, haha, dan saya pun tertawa di depan Si abang, sembari menyanyikan sebuah lagi dari Group band Punxgoaran – Hai Bangkit satu bait hahaha, lau saya berkata, tidak usah takut, toh itupun hanya sebuah patok tenda, tidak ada khasiatnya.

Khasiat itu, hanya ada di dalam diri jika kita percaya dan yakin kepada Tuhan, pertolongan hanya datang dari Allah SWT, saya bilang begitu kepada Si Abang, karena setelah saya menjelaskan panjang lebar ke Si Abang dan si abang pun tertawa, dan kami pun saling bermaafan. hehehe

Hmmm. Sebenarnya apapun itu, tidak baik jika kita cepat memvonis dan berburuk sangka kepada seseorang, apalagi jika kita takut dengan yang berbeda Agama, toh itu hanya sebuah keyakinan masing-masingkan? Indonesia juga dibangun atas banyak budaya dan agama yang dirangkai dalam satu bentuk Ke-Bhinekaan,

Saya pun bukan pengikut yang baik, tapi saya sangat yakin dan percaya bahwa agama saya yang terbaik. Tidak salah kan?

Saya berharap kedepannya, banyak orang yang bisa open mind terhadap keberagaman, karena dengan keberagaman kita akan semakin kaya menjadi sebuah bangsa yang besar.

DIRGAHAYU RI-74
Unity in Diversity

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *